Minggu, 18 Maret 2012

Hukum Industri dan Tujuan

Hukum perindustrian yang terdapat di Indeonesia telah memiliki undang-undang yang resmi, yaitu UU No. 5 Tahun 1984 Tentang Perindustrian. UU tersebut dibuat atas perstujuan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Landasan dan tujuan pembangunan industri yang terdapat pada UU perindustrian yaitu mengenai, pembangunan industri berlandasakan demokrasi ekonomi, kepercayaan pada kemampuan dan kekuatan diri sendiri, manfaat, dan kelestarian lingkungan hidup, yang terdapat pada pasal 2.

Hukum industri dibuat tidak lain untuk mewujudkan adanya persaingan yang sehat, ridak terjadi suatu monopoli oleh suatu industri, sebagai batasan bagi suatu perusahaan dalam melakukan suatu kegiatan industri. Dengan adanya hokum industri suatu perusahaan dapat membatasi semua kegiatan dan dapat memberikan suatu sumbangsih dadi segi, lingkungan, fisik, ekonomi, dan sosial.

Tanpa adanya hukum industri maka akan terjadi suatu penympangan dan penyalah gunaan dari setiap aktifitas yang dilakukan. Seperti pencemaran dari hasil pembungan produksi terhadap lingkungan, dan juga akan menghasilkan persaingan yang tdak sehat antara satu industri dengan industri lainnya.



Sumber:

http://bengkuluutara.wordpress.com/tag/hukum-industri/
arsip.kaltimprov.go.id




Jumat, 06 Januari 2012

Evaluasi Peluang Usaha Baru

Usaha yang pertama dilakukan dalam memulai usaha baru dalah alasisa kelayakan usaha tersebut. Tingginya biaya kegagalan menjadikan perlunya penelitian secara komprehensiff dan sistematis variabel strategis yang menentukan kelayakan dan kemampuan memperoleh laba dari usaha baru tersebut dalam jangka panjang. Alasan utama kegagalan usaha baru adalah:
1. Pengetahuan pasar yang tidak memadai.
2. Kinerja produk yang salah.
3. Usaha pemasaran dan penjualan yang tidak efektif.
4. Tidak disadarinya tekanan persaingan.
5. Keusangan produk yang terlalu cepat.
6. Waktu memulai usaha baru yang tidak tepat.
7. Kompitalitas yang tidak memadai, pengeluaran operasi yang tidak diprediksi, investai yang berlebihan pada aset tetap, dan kesulitan keuangan yang berkaitan maslahah finansial.
Identifikasi spesifikasi teknis penting, meliputi ekaluasi gagasan ventura baru hendaknya dimulai dengan identifikasi persyaratan teknis yang kritis terhadap pasar dan karenanya perlu untuk memenuhi harapan dari pelanggan potensial. Persyaratan yang paling penting adalah:
1. Disain fungsional dari produk dan daya tarik penampilannya.
2. Fleksibelitas, memungkinkan adanya modifikasi ciri luar dari produk untuk memenuhi permintaan konsumen atau perubahan teknologi dan persaingan.
3. Daya tahan bahan baku produk.
4. Bisa diandalkan.
5. Kemampuan produk, tidak menimbulkan bahaya.
6. Daya guna yang bisa diterima.
7. Kemudahan dan daya pemeliharaan yang rendah.
8. Menghilangkan suku cadang yang tidak perlu.
9. Kemudahan untuk di produksi, dan diproses.
10. Kemudahan untuk ditangani.
Penilaian peluang pasar, terdapat tujuan dari pemasaran adlah memenuhi permintaan pelanggan. dengan adanya suatu riset pasar dapat membantu:
1. Menemukan pasar yang menguntungkan.
2. Memilih produk yang dapat dijual.
3. Menentukan perubahan dalam prilaku konsumen.
4. Meningkatkan teknik pesar yang lebih baik.
5. Merencanakan sasaran yang realistik.
Tujuan riset pasar juga digunakan untuk mengumpulkan informasi untuk pengambilan keputusan pada perasaan dan pendapatnya sendiri.

Rabu, 04 Januari 2012

Pembiayaan Usaha Baru Yang Berkembang

Masalah yang berkaitan dengan kesutilat yang biasanya dihadapi wirausahawan antara lain adalah:
1. Kinerja atau konsep perusahaan yang meragukan.
2. Kegagalan perusahaan untuk menindak lanjuti.
3. Kurangnya pengalaman dan ketajaman bisnis.
4. Preferensi dari pemodal.
5. Kurangnya hubungan dengan sumber-sumber modal.
Alasan utama menolak pembiayaan perusahaan yang sudah ada atau mulai adalah konsep atau kinerja perusahaan yang meragukan atau buruk. Dua unsur yang mendasari ketidak minatan dari pemodal adalah resiko bisnis yang terlalu tinggi dan terlalu rendahnya tingkat keuntungan dan tingkat pengembalian dari modal yang ditanam.
Kegagalan untuk menindak lanjuti adalah alasan bagi kegagalan perusahaan mendapatkan modal. Umumnya perusahaan melakukan kontrak awal tanpa mempersiapkan memorandum.Terdapat 6 langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan baru untuk memproyeksikan kebutuhan kas, adalah:
1. Membuat proyeksi laporan rugi laba.
2. Membuat meraca arus kas dan item neraca.
3. Membuat proyeksi aliran atau arus kas.
4. Membuat proyeksi neraca.
5. Membuat ringkasan kebutuhan dan penggunaan kas.
6. Menentukan bagian dari kas total yang dibutuhkan untuk dibiayai dengan modal venture.
Pemegang saham minoritas hanya mempunyai kekuatan yang kecil untuk mempengaruhi manajemen jika suatu badan usaha menghadapi masalah yang sulit. Akan tetapi dengan menstruktur investasi dalam bentuk surat hutang, investro bisa memasukan hambatan-hambatan untuk mengamankan investasi mereka. Terdapat beberapa hambatan yang mungkin dilakukan investor, diantaranya adalah:
1. Mempertahankan nilai bersih netto minimum.
2. Hambatan pada pembayaran deviden.
3. Hambatan dalam akuisisi aktiva tetap.
4. Hambatan pada tipe pengeluaran tertentu, seperti penelitian dan pengembangan.
5. Hambatan dalam manager atau akuisisi.
6. Ketentuan untuk membatasi gaji dan bonus yang diterima oelh manajemen punck.
7. Hambatan pada perjanjian aktiva lebih lanjut sebagai jaminan atau koateral.


Identifikasi Peluang Usaha Baru

Banyak peluang di dalam mengidentifikasi hal baru dan lebih baik untuk dikerjakan dan cara baru dan lebih baik di dalam mengerjakan sesuatu.Wirausahawan adalah orang yang mencari dan melihat peluang yang tersembunyi dengan gagasan baru, kemudian bekerja keras merubah peluang menjadi kenyataan. Para wirausahawan mempunyai rasa ingin tau yang besar dan senantiasa menyimpan informasi yang menarik minat dalam ingatan mereka. Terdapat dua jenis kesadaran yang memaksa penelusuran peluang venture baru, yaitu:
1. Kesadaran yang tercermin dalam orientasi ekstrnal.
2. Tercermin dalam orientasi internal.
Keingintahuan dan minat pada apa yang terjadi di dunia merangsang orientasi eksternal. Para wirausahawan menelusuri banyak sumbae gagasan baru adalah sebagai berikut:
1. Konsumen.
2. Perusahaan yang sudah ada.
3. Saluran distribusi.
4. Pemerintah.
5. Penelitian dan pengembangan.
Orientasi internal merangsang penggunaan sumberdaya pribadi untuk mengidentifikasi peluang venture baru. setiap orang memiliki pengetahuan sepanjang tahun, pengetahuan tersusun dari beberapa jenis data, gagsan, konsep, prinsip, citra, dan fakta. terdapat 3 tahap penggunaan sumberdaya internal, yaitu:
1. Analisis konsep hingga dapat terdefinisi dengan jelas.
2. Penggunaan daya ingat untuk menentukan sesamaan dan unsur yang nampak berhubungan dengan konsep masalahnya.
3. Rekombinasi unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah dan membuat dasar konsep.
Proses inovasi dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Wirausahawan melihat adanya kebutuhan.
2. Mengumpulkan data dan mengidintifikasi konsep.
3. Menguraikan masalah-masalah.
4. Menggunakan daya ingat untuk mencari kesamaan.
5. Menemukan kesamaan dan gagasan yang berhubungan.
6. Melihat bagaimana menggabungkan kesamaan dan gagasan yang berhubungan.
7. Mencari pemecahan sementara.
8. Meneliti pemecahan dengan hati-hati.
9. Bergerak terus jika semuanya baik.
10. Mencapai keberhasilan.
Kesalahan yang sering nampak pada seorang wirausahawan baru adalah kurangnya obyektivitas. orang yang terlatih secara teknis dan insinyur sering hanya melihat pada gagasan mengenai produk datau jasa baru merea sendiri tanpa menyadari perlunya perancangan atau proyeksi dalam kerja profesional mereka riset kelayakan pemasaran dan sudut pandang bisnis.





Kewirausahaan

Istilah kewirausahaan (entrepreneurship) berasal dari Prancis yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "perantara". Kewirausahaan secara luas didefinisikan sebagai proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko, finansial, pesikologi, dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.
Terdapat 3 jenis prilaku dalam kewirausahaan:
1. Memulai Inisiatif.
2. Mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme sosial atau ekonomi untuk merubah sumber daya dan situas dengan cara praktis.
3. Diterimanya resiko atau kegagalan.
Kewirausahaan dalam prspektif sjarah, wirausahawan dunia modern muncul pertama kali di inggris pada masa revolusi industri pasa akhir abad ke-18. mereka terlibat dalam pengembangan penemua untuk tujuan komersil dan menerapkan penemuan ilmiah untuk tujuan produksi. Keberhasilakn mereka membuktikan mereka membuktikan adanya nilai dari pengerjaan sesuatu yang baru dan berguna atau mengerjakan sesuatu yang lama dengan cara baru dan lebih baik, keuntungan kewirausahawan umumnya berasal dari inovasi yang mereka buat.
Karakteristik kewirausahawan, wirausahawan pada umumnya memiliki sifat yang sama, mereka orang yang mempunyai tenaga, keinginan untuk terlibat dalam pertualangan inovasi, kemampuan untuk menerima tanggung jawab pribadi dalam mewujudkan suatu pristiwa dengan cara yang mereka pilih, dan keinginan untuk berprestasi tinggi. Terdapat 9 karaktersistik wirausahawan menutut McClelland, sebagai berikut:
1. Keinginan untuk berprestasi.
2. Keinginan untuk bertanggung jawab.
3. Preferensi kepada resiko-resiko menengah.
4. Persepsi pada kemungkinan berhasil.
5. Rangsangan oleh umpan balik.
6. Aktivitas enerjik.
7. Orientasi kemasa depan.
8. Keterampilan dalam pengorganisasian.
9. Sikap terhadap uang.
Pengembangan N ACH menurut McCelland adalah mungkin untuk memperkuat dan mengembangkan karakteristk N ACH melalui program pendidikan pelatihan khusus diputuskan pada kasus intensif singkat selama sepuluh hari sampai dua minggu untuk mengembangkan N ACH individu. N ACH merupakan suatu sumber dari dorongan motivasional yang ditunjukan oleh keperibadian kewirausahaan.

Senin, 21 November 2011

BASKET


Basket! Olahraga yang ditemukan secara tidak langsung oleh seorang guru ini, merupakan olahraga yang saya sukai sekaligus menjadi hobby bagi saya khususnya. Pada dasarnya setiap orang memiliki alasan tersendiri mengenai hobby-nya. Alasan saya memilih basket menjadi hooby karena basket diantaranya dapat menggerakan semua bagian tubuh dari mulai kepala sampai dengan kaki, selain itu juga dapat menambah tinggi badan. Dengan bermain basket saya dapat bekerja sama baik di dalam lapangan saat bermain, maupun saat di luar lapangan.

Namun sekarang sangat sulit untuk bermain basket, faktor utama yang menyebabkan sulit dalam bermain basket adalah semakin sedikitnya lapangan yang tersedia. Walapun ada fasilitas seperti ring basket sudah tidak layak diguakan.

Rabu, 26 Oktober 2011

Jika saya Menjadi Seorang Entrepreneur

Seorang entrepreneur atau pengusaha merupakan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan peluang, peluang disini berarti dapat memanfaatkan suatu ide dalam menciptakan suatu produk ataupun jasa yang dapat diterima oleh masyarakat. Sesuai dengan judul yang saya buat, jika saya menjadi seorang pengusaha hal yang pertama yang akan saya kembangkan dalam diri saya adalah menganai tanggungjawab, tanggung jawab disini buka berarti sebelum dan jika saya gagal menjadi seorang pengusaha akan menghilangkan tanggungjawab dalam diri saya'!. Dengan adanya tanggungjawab maka saya akan mengerjakan pekerjaan saya sebagai pengusaha dengan semaksimal mungkin. selanjutnya berpikir kreatif dan inovatif dalam menentukan produk atau jasa yang akan saya jadikan target usaha.
Usaha yang ada dalam pikiran saya tidak untuk saat ini saja tapi untuk dikemudian hari, melihat karakteristik pola hidup masyarakat saat ini lebih cenderung dengan pola hidup serba instan dan hemat. Maka saya akan menciptakan suatu produk yang berhubungan dengan instan dan hemat. Genteng yang dapat menghasilkan listrik dengan bantuan tenaga surya, mungin saja diluar sana telah ada ide seperti yang akan saya buat namun hal tersebut dapat menjadi suatu inovasi lain dari produk yang akan saya ciptakan. Cara kerja dari produk yang akan saya buat yaitu, genteng jika terkena sinar matahari akan menyimpan listrik dan dapat digunakan untuk menghidupkan (lampu, dan alat penerangan lainya) saat terjadi padam listrik. Secara sederhana untuk promosikan produk yang saya buat dengan memasrkan dari rumah ke rumah, dengan bantuan iklan tempel dengan tambahan bonus yang cukup besar hingga 30%.
Setelah berjalan dan dapat diterima oleh konsumen maka saya akan menyimpan produk yang saya buat di toko bangunan, yang berlanjut dengan membuka toko sendiri. Dalam melakukan suatu usaha terdapat 3 kemungkinan yaitu gagal, berhasil, dan tidak ada kepastian dari keduanya. Namun dengan usaha dan tanggungjawab dalam melakukan perrjaan pasti akan menghasilkan suatu output yang diinginkan yaitu berhasil (goal).

Selasa, 18 Oktober 2011

Bang Udin Si Penjual Warung Kopi

Bang Udin merupakan nama akrab bagi seorang ayah yang berusia 32 Tahun warga asli Cirebon-Jawa Barat, yang gigih dalam menjalani pekerjaannya sebagai penjaga kostan dan juga penjual warung kopi. Rohidin nama asli pemberian orangtuanya ‘canda gurau beliau saat wawancara’. Awal hijrah ke kota Depok merupakan awal karir Bang Udin dalam menjalani pekerjaannya hingga saat ini, yang tepatnya pada Tahun 2004. Sebelum hijrah ke Depok bang udin bekerja sebagai kuli bangunan, samapai akhirnya bang udin di ajak ke depok oleh sanak sodaranya yang dulu bekerja sebagai penjaga kostan tempat bang udin bekerja sekarang ini.

Denagn modal ijazah SD bang Udin nekat berangkat bekerja ke Depok dan di Depok bang Udin juga melepas masa lajangnya. Karir bang Udin bekerja hanya sebagai penjaga kostan saja yang hanya diberi fasilitas tempat tinggal oleh pemilik kostan untuk keluarga bang Udin. Dengan gaji pokok Rp.800.000,-/bulan, bang Udin merasa tidak cukup untuk membiayai keluarganya dengan 1 orang anak perempuan hasil pernikahanya selama 3 Tahun. Hal tersebut yang memberanikan diri bang Udin untuk meminta pinjaman modal sebesar Rp. 700.000,- pada pemilik kostan pada tahun 2008 untuk membuka usaha warung kopi di kostan tempat bang Udin bekerja, sebagai penggantinya hutangnya bang Udin dikenakan potongan gaji/bulannya hingga lunas.

Hingga saat ini bang Udin masih menjalani usaha warung kopi dengan modal sendiri. Warung kopi biasa buka pukul 07.30-11.00, ditemani oleh istri dan seorang anak perempuan bang Udin. Bang Udin menikmati pekerjaannya saat ini, suka bang Udin dalam menjalani pekerjaannya saat ini bang Udin dapat bekerja dan juga dapat berkumpul dengan keluarga sekaligus melihat perkembangan keluarganya setaip hari baik itu saat susah maupun senang. Duka yang dialami oleh bang Udin pada saat sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ditambah dengan pemhasilan setiap hari dengan berjualan warung kopi tidak menentu. Untuk menutupi semua itu bang Udin terkadang harus pinjam kepada pemilik kostan dengan cara ganti hutang dipotong dari gaji yang diterima oleh bang Udin. Semua yang dialami bang Udin dalam berjualan warung kopi mampu membantu bang Udin dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga saat ini.


Wawancara, 18 Oktober 2011 Oleh (Erlan Gus Hermawan)